1.
Jelaskan
hubungan keindahan dengan kebuayaan !
Secara hubungan jelas keindahan selalu hadir di setiap kebudayaan, begitu pula di dalam kebudayaan pasti mempunyai nilai nilai keindahan ,
sehingga keindahan dalam kebudayaan selalu terikat dan menyatu padu secara erat
sehingga lahirlah kebudayaan yang terlihat indah.Kebudayaan adalah sebuah
anugrah atau tradisi dan adat istiadat yang menjadi ciri khas suatu daerah ,
setiap negara atau pun daearah mempunyai suatu kebudayaan yang menjadi sorotan
tersendiri . Maka sebab itu sangat lah hubungan nya sebuah keindahan dengan
kebudayaan terlihat bila sebuah kebudayaan yang dipunyai suatu daerah tersebut
dapat menjadi pemancing atau sorotan maka sebab itu keidahan di sebuah
kebudayaan sangat lah erat hubungan nya . Dalam judul ini kebudayaan itu sendii
mempunyai keindahan sendiri untuk menarik minat para wisatawan untuk datang ke
daerah mereka. Kebudayaan itu sendiri harus selalu dilestarikan untuk menjaga
keutuhan kebudayaan itu , supaya tetap utuh dari jaman ke jaman dan bisa terus
dijaga supaya juga tidak terancam tenggelam dan punah hingga tidak dikenal oleh
banyak orang seperti dulu kembali.
2.
Jelaskan
perbedaan antara kebudayaan dan peradaban !
Kata “kebudayaan” berasal dari kata
Sansekerta buddhayah, ialah bentuk jamak dari buddhi yang berarti
budi atau akal. Demikian kebudayaan itu dapat diartikan “hal-hal yang
bersangkutan dengan budi dan akal”. Ada pendirian lain mengenai asal dari
kata kebudayaan itu, ialah bahwa kata itu adalah suatu perkembangan dari majemuk
budi-daya, artinya daya dan budi, kekuatan dari akal. Adapun istilah inggrisnya
berasal dari kata Latin colereyang berarti “mengolah, mengerjakan”,
terutama mengolah tanah atau bertani. Dari arti ini berkembang arti culture
sebagai segala daya dan usaha manusia untuk merubah alam.
Adapun istilah peradaban dapat kita sejajarkan
dengan kata asing civilization. Istilah itu biasanya dipakai untuk
bagian-bagian dan unsur-unsur dari kebudayaan yang halus dan indah, seperti :
kesenian, ilmu pengetahuan, serta sopan-santun dan sistem pergaulan komplex
dalam suatu masyarakat dengan struktur yang komplex. Sering juga istilah
peradaban dipakai untuk menyebut suatu kebudayaan yang mempunyai sistem
teknologi, seni bangunan, seni rupa, sistem kenegaraan dan ilmu pengetahuan
yang maju dan komplex.
( Koentjaraningrat , 1948
: 9-10 )
3.
Jelasakan
tentang sistem nilai budaya !
SISTEM
Sistem merupakan istilah
dari bahasa yunani “system” yang artinya adalah himpunan bagian atau unsur yang
saling berhubungan secara teratur untuk mencapai tujuan bersama.
NILAI BUDAYA
Nilai-nilai budaya merupakan nilai- nilai yang disepakati dan
tertanam dalam suatu masyarakat, lingkup organisasi, lingkungan masyarakat,
yang mengakar pada suatu kebiasaan, kepercayaan (believe),
simbol-simbol, dengan karakteristik tertentu yang dapat dibedakan satu dan
lainnya sebagai acuan prilaku dan tanggapan atas apa yang akan terjadi atau
sedang terjadi.
Nilai-nilai budaya akan tampak pada
simbol-simbol, slogan, moto, visi misi, atau sesuatu yang nampak sebagai acuan
pokok moto suatu lingkungan atau organisasi.
SISTEM NILAI BUDAYA
Sistem
Nilai Budaya, Pandangan Hidup, dan Ideologi. Sistem budaya merupakan tingkatan
tingkat yang paling tinggi dan abstrak dalam adat istiadat. Hal itu disebabkan
karena nilai – nilai budaya itu merupakan konsep – konsep mngenai apa yang
hidup dalam alam pikiran sebagian besar dari dari warga suatu masyarakat
mengenai apa yang mereka anggap bernilai , berharga, dan penting dalam hidup,
sehingga dapat berfungsi sebagai suatu pedoman yang memberi arah dan orientasi
kepada kehidupan para warga masyarakat itu sendiri.
Nilai
– nilai budaya ini bersifat umum , luas dan tak konkret maka nilai – nilai
budaya dalam suatu kebudayaan tidak dapat diganti dengan nilai-nilai budaya
yang lain dalam waktu yang singkat.
4.
Jelasakan
dampak perubahan sistem nilai budaya !
Menurut
ahli antropologi terkenal C.Kluckhohn, tiap sistem nilai budaya dalam tiap
kebudayaan itu mengenai lima masalah dasar dalam kehidupan manusia yang menjadi
landasan bagi kerangka variasi system nilai budaya adalah :
1. Masalah mengenai hakekat
dari hidup manusia (disingkat MH) Ada
kebudayaan yang memandang hidup manusia itu pada hakekatnya suatu hal yang
buruk dan menyedihkan. Pada agama Budha misalnya, pola – pola tindakan manusia
akan mementingkan segala usaha untuk menuju arah tujuan bersama dan memadamkan
hidup baru. Adapun kebudayaan – kebudayaan lain memandang hidup manusia dapat
mengusahakan untk menjadikannya suatu hal yang indah dan menggembirakan.
2. Masalah
mengenai hakekat dari karya manusia ( disingkat MK) Kebudayaan
memandang bahwa karya manusia bertujuan untuk memungkinkan hidup,kebudayaan
lain menganggap hakekat karya manusia itu untuk memberikannya kehormatan,ada
juga kebudayaan lain yang menganggap karya manusia sebagai suatu gerak hidup
yang harus menghasilkan lebih banyak karya lagi.
3. Masalah mengenai hakekat
dari kedudukan manusia dalam ruang dan waktu (disingkat MW)
Kebudayaan
memandang penting dalam kehidupan manusia pada masa lampau, keadaan serupa ini
orang akan mengambil pedoman dalam tindakannya contoh – contoh dan kejadian -
kejadaian dalam masa lampau. Sebaliknya ada kebudayaan dimana orang hanya
mempunyai suatu pandangan waktu yang sempit. Dalam kebudayaan ini perencanaan
hidup menjadi suatu hal yang sangat amat penting.
4. Masalah
mengenai hakekat hubungan manusia dengan alam sekitarnya (disingkat MA)
Kebudayaan
yangh memandang alam sebagai suatu hal yang begitu dahsyat sehingga manusia
hanya dapat bersifat menyerah tanpa dapat berusaha banyak. Sebaliknya ,banyak
pula kebudayaan lain yang memandang alam sebagai lawan manusia dan mewajibkan
manusia untuk selalu berusaha menaklukan alam. Kebudayaan lain masih ad yang
menganggap bahwa manusia dapat berusaha mencari keselarasan dengan alam.
5. Masalah mengenai hakekat hubungan manusia dengan
sesamanya (disingkat MM)
Ada
kebudayaan yang memntingkan hubungan vertical antara manusia dengan
sesmanya. Tingkah lakunya akan berpedoman pada tokoh – tokoh pemimpin.
Kebudayaan lain mementingkan hubungan horizontal antara manusia dan sesamanya.
Dan berusaha menjaga hubungan baik dengan tetangga dan sesamanya merupakan
suatu hal yang penting dalam hidup. Kecuali pada kebudayaan lain yang tidak
menganggap manusia tergantung pada manusia lain, sifat ini akan menimbulkan individualisme.
Referensi :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar