Rabu, 14 Mei 2014

Tugas 3 Kesmen






Arti Penyesuaian Diri

     Penyesuaian diri merupakan suatu proses dinamis yang bertujuan untuk mengubah perilaku individu agar terjadi hubungan yang lebih sesuai antara diri individu dengan lingkungannya. Atas dasar pengertian tersebut  dapat diberikan batasan bahwa kemampuan manusia sanggup untuk membuat hubungan-hubungan yang menyenangkan antara manusia dengan lingkungannya.

   Dalam kehidupan sehari-hari, penyesuaian diri merupakan salah satu persyaratan penting bagi terciptanya kesehatan jiwa/mental individu. Banyak individu  yang menderita dan tidak mampu mencapai kebahagiaan dalam hidupnya, karena ketidak-mampuannya dalam menyesuaikan diri, baik dengan kehidupan keluarga, sekolah, pekerjaan dan dalam masyarakat pada umumnya. Tidak jarang pula ditemui bahwa orang-orang mengalami stres dan depresi disebabkan oleh kegagalan mereka untuk melakukan penyesaian diri dengan kondisi yang penuh tekanan.

Konsep Penyesuaian Diri yang Baik

   Apa itu penyesuaian diri yang baik? Pasti itu yang ada dibenak kita setelah kita mendengar konsep penyesuaian diri yang baik. Orang yang dapat menyesuaikan diri dengan baik adalah orang yang memiliki respons-respons yang matang, efisien, memuaskan dan sehat. Sebaliknya, orang yang neurotic adalah orang yang sangat tidak efisien dan tidak pernah menangani tugas-tugas secara lengkap.

    Istilah “sehat” berarti respons yang baik untuk kesehatan, yakni cocok dengan kodrat manusia, dalam hubungannya dengan orang lain dan dengan tanggung jawabnya. Kesehatan merupakan ciri yang sangat khas dalam penyesuaian diri yang baik. singkatnya, meskipun memiliki kekurangan-kekurangan kepribadian, orang yang dapat menyesuaikan diri dengan baik dapat bereaksi secara efektif terhadap situasi-situasi yang berbeda, dapat memecahkan konflik-konflik, frustasi-frustasi dan masalah-masalah tanpa menggunakan tingkah laku yang simtomatik. Karena itu, ia relatif bebas dari simtom-simtom, seperti kecemasan kronis, obsesi, atau gangguan-gangguan psikofisiologis (psikosomatik). Ia menciptakan dunia hubungan antarpribadi dan kepuasan-kepuasan yang ikut menyumbangkan kesinambungan pertumbuhan kepribadian.


Pertumbuhan personal



Pertumbuhan personal seseorang pasti dimulai dari bayi. Baik perumbuhan anggota tubuhnya, intelegensinya maunpun tingkah lakunya. Pertumbuhan seseorang baik atau tidaknya biasanya dapat kita lihat ketika ia dewasa. Oleh karena itu faktor – faktor berikut sangat berperan dalam pertumbuhan diri individu ;

    a.    Faktor Biologis

Faktor ini dapat kita lihat melalui karakteristik setiap orang berbeda – beda sesuai dengan gen yang diwariskan kedua orang tuanya seperti, watak, sifat, ras, dan bentuk tubuh.

    b.    Faktor Pengalaman
Faktor pengalaman ini bisa dikatakan juga faktor belajar dari seseorang. Walaupun seseorang berada dalam situasi yang sama pasti mereka memiliki pandangan yang berbeda karena pengalaman masa lalu mereka yang berbeda. Berikut adalah 2 macam pengalaman yang mempengaruhi pertumbuhan pada diri individu.

·      Pengalaman umum (common experience)
Setiap orang lahir dan dibesarkan pasti dalam keluarga yang memiliki sebuah kebudayaan. Dari kebudayaan tersebut biasanya para orang orang tua menganut suatu ajaran yang dia ajarkan kembali terhadap anaknya. Seperti dalam budaya timur kita diajarkan untuk tidak berbicara dengan nada tinggi terhadap orang tua. Pengalaman ini secara tidak langsung pasti dialami oleh semua anak-anak dalam budaya timur.


·      Pengalaman unik (unique experience)
Tidak seperti pengalaman umum, pengalaman unik biasanya ada pada saat waktu-waktu yang tidak terduga. Contohnya seperti tsunami di Aceh, secara tidak langsung anak-anak yang menjadi korban tsunami Aceh dewasa sebelum waktunya. Kenapa? Karena banyak sanak saudara mereka yang meninggal dan sang anak ini harus bisa bertahan hidup sendirian tanpa adanya keluarga.



Referensi :
Semium,yustinus.2006.kesehatanmental 1.kanisius:Jakarta
hristensen.j.paula.2009.proseskeperawatan.buku kedokteran EGC : Jakarta
Basuki,Heru.(2008).PsikologiUmum.Jakarta:Universitas Gunadarma
http://rumusbelajar.blogspot.com/2012/12/pengertian-penyesuaian-diri.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar