Pada zaman yang semakin canggih ini, kita
sering mengandalkan internet untuk melakukan apapun. Dari mulai berkomunikasi
lewat jejaring sosial, bermain game, internet banking, berjualan, mencari
informasi dan lain sebagainya. Dengan adanya kemudahan ini banyak para pengguna
internet yang menjadi adiksi atau kecanduan terhadap internet. Bagi para
pecandu, internet adalah segalanya. Sampai ada dari mereka yang sudah peduli
dengan lingkungan sekitar. Para pecandu internet ini bisa menghabiskan waktu
belasan jam bahkan sampai berhari hari. Salah satu fakta yang menarik dari
kecanduan internet ini adalah kita dapat kecanduan dalam berbagai hal, seperti
kecanduan game online, judi online, pornografi online dan sosial media. Dalam
salah satu penelitian, 5 juta anak kecanduan bermain game online. Bahkan
sekarang anak-anak dan remaja adalah golongan tertinggi yang memiliki kecanduan
internet.
http://internetaddictiondisorder.org
Contoh kasus :
Beberapa bulan lalu di Korea Selatan terdapat seorang bayi
berumur 3 bulan meninggal karena kedua orang tuanya kecanduan bermain game
online. Bayi ini meninggal karena kekurangan asupan gizi dari kedua orang
tuanya. Pasalnya si ayah dan si ibu sedang asik bermain game online di internet
cafe selama 10 jam dan meninggalkan bayinya sendiri di rumah. Mereka sedang
bermain game fantasi 3D dimana para pemain dapat mempercepat pertumbuhan
seorang gadis secara online dengan mendapatkan kekutan gaib dari tanaman.
Sang ibu yang bernama Kim Yun Jeong (25 tahun). mengaku tidak
tahu bagaimana cara mengurus anak yang baik. Sedangkan sang ayah bernama Kim
Jae Bom (40 tahun) mengatakan bahwa bayinya sekarang ada di surga dan ia sangat
menyesal telah meninggalkan bayinya sendirian di rumah. Atas perbuatannya,
jaksa menuntut 5 tahun kurungan penjara bagi pasangan ini. Korea Selatan memang
tidak diragukan lagi atas infrastruktur broadbandnya. Industri game di negri
ginseng ini mencapai $ 5 miliar.
http://edition.cnn.com/2010/WORLD/asiapcf/04/01/korea.parents.starved.baby/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar